Kategori
blog

menggenggam kesempatan

26 March 2006, Bandung, Indonesia

CB063407

Grab your opportunity

Kesempatan dan masalah itu seperti peruntungan,

ada kalanya sekeras – kerasnya kita berusaha,

kesempatan dan masalah tidak kunjung datang,

datang tiba – tiba, tidak menentu kapan, dimana, bagaimana

sama waktu hujan turun..

Ada yang meneduh..

ada yang jalan terus, [memang semuanya akan kembali dengan seberapa derasnya hujan itu turun]

kalo kita mau jalan..

kemudian [ada yang bilang wah tunggu saja sebentar lagi ajah mas, pasti hujannya akan reda]

kemudian ada yang membalas [siapa tau ujannya makin deres]

kuputuskan saat itu juga, tutup kuping, langsung gas, hadapi hujan.

mungkin ini juga peruntungan, namun yang paling utama tidak ada yang paling pasti, namanya juga hidup.

Hujan atau masalah atau peruntungan yah cuman bisa dibatasin sama waktu, kapan itu turun.

Mungkin ga ada yang namanya masalah tanpa melangkah maju

tapi ..

Mungkin juga ga ada yang namanya kesempatan tanpa melangkah maju

siapa yang tau ?

kita cuma bisa maju melangkah, menghadapi hidup. tidak ada yang namanya mungkin.

 

jam 3 siang di cigadung : dari duduk2 sore nunggu hujan tapi eeh ga jadi, musti masuk kantor..maju terus!!

Kategori
blog

satu Tahun

Jumat 030306, 12 bulan – Genap, Bandung, Indonesia

smile073

Dari pengalaman lama, ada sesuatu yang baru untuk dipelajari. Menanti untuk dimulai, dari pengalaman itu sudah berbuah kembali, namun untuk dipetik, masih harus terus berpikir apakah itu sudah pantas diambil. Ataukah memang aku masih harus terus memulai. Ada orang yang bilang ” begitu kita juga jatuh cinta pada sesuatu, justru kita
harus melepaskannya, hanya dengan sikap seperti itu kita akan terus meningkatkan diri. Seperti pada waktu masa mahasiswa dimana kegilaan beraktivitas masih menerpa, pada akhirnya waktu harus berjalan menyadarkan, tongkat estafet itu harus diberikan pada generasi berikutnya. Alasannya ada sesuatu yang lebih menantang untuk di hadapi bukan hanya dengan alasan masa – masanya sudah selesai.

kubersyukur bahwa kesadaran itu datang tepat pada waktunya.Kutetapkan hati bahwa masih terlalu dini untuk menetapkan pilihan hidup. Jalan ini ada di persimpangan. Aku percaya bahwa Inovasi diri dimulai dari diri dan ketetapan pilihan. ada sesuatu yang lebih menantang untuk di hadapi. Satu konsekuensi nya ” seperti Kata pak Tisna Sanjaya, jadilah pohon, tumbuh tidak tergesa – gesa. Tetap tumbuh dengan satu catatan : tidak tergesa – gesa. Filosofi pohon ini menarik untuk diterapkan.

Catatan dari arsitektur, ketika suatu waktu dimensi cahaya ke dalam bentuk dimulai dirasa, sesuatu yang baru ketika cahaya mulai masuk ke dalam bentuk, bayangan mulai menampakkan diri. Mulai ada proporsi, mulai ada bentuk, mulai ada kedalaman. Bayang – bayang yang mulai tercipta dari tekstur frontal di depan kita, mulai di bawah kita, mulai di atas kita. Mulai saling menimpa, menjadikan suatu alasan dari bentuk itu supaya ada.Pada akhirnya kita sendiri yang mereka bentuk itu sendiri supaya bayangan itu ada.Satu lagi kesalahan yang tidak akan terulang. Kesalahan mencipta bayangan yang tidak disengaja.

Dalam hati ku terus berharap
Semoga 3 Bulan ke depan,
Hidup akan semakin menantang
untuk dihadapi …

tentunya

untuk dipelajari

1 tahun di Urbane Indonesia.